China Dukung Indonesia Jadi Pusat Manufaktur Vaksin di Kawasan Asia Tenggara

Sementara itu komitmen Pemerintah China untuk mendukung Indonesia menjadi pusat produksi vaksin regional pun tidak berubah. Hal itu ditegaskan kembali melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian yang disampaikannya dalam pernyataan tertulis Jumat (15/1), seperti dilansir Antara.

“Saya telah memperhatikan laporan tersebut (siaran langsung Presiden Indonesia Joko Widodo disuntik vaksin Sinovac). China dan Indonesia merupakan mitra strategis penting,” kata Zhao Lijian.

Soal dukungan Pemerintah China tersebut pernah disampaikan Djauhari Oratmangun, Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok & Mongolia dalam wawancara dengan penulis Oktober lalu. Berikut petikannya:

Tadi Bapak sebutkan Indonesia akan menjadi salah satu manufacturer-nya. Artinya nanti obatnya diproduksi di Indonesia?

Iya, untuk 2021. Bahan baku kan yang diberikan dari China. Itu kan dalam bentuk bulk ke Indonesia.

Ketergantungan bahan baku obat kita kan sangat tinggi ke China. Artinya hampir 90% bahan baku akan disuplai dari China? Dan kita hanya tinggal produksi saja?

Ya. Memangnya bahan baku obat sudah ada di Indonesia? Saya gak tahu soal ini. Soalnya kan kita gak punya bahan baku. Kalo kita gak punya bahan baku, ya kita harus cari bahan baku. Kecuali, kita sudah punya bahan baku.

Biofarma bisa diandalkan (foto: the Jakarta Post)

Memang belum ada. Selama ini ketergantungan bahan baku obat kita sangat tinggi khususnya ke China dan India.

Iya, kecuali kita sudah punya bahan baku.

Sebenarnya tahun lalu, di era Menkes sebelumnya, saya dengan BrightGene sudah groundbreaking. Itu bulan Juli tahun 2019. Kita groundbreaking untuk BrightGene memproduksi bahan baku di Indonesia. Itu lokasinya di Klender [Jakarta Timur. Red]. Jadi memang ini yang sedang kita dorong juga: memproduksi bahan bakunya di Indonesia.

Tahu-tahu datang COVID, jadi tertunda.

Memang sudah ada dalam perencanaan [untuk diarahkan] seperti yang terjadi di smelter, dll. Kita ingin juga kalo mau menjadi hub, menjadi pusat manufaktur vaksin di kawasan maka bahan bakunya harus kita mampu memproduksinya. Karena itulah kita juga kerjasamakan untuk memproduksi bahan baku di Indonesia.

Rin Hindryati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.